Olahraga Padel Beda dengan Tenis! Ini Sejarah, Manfaat, hingga Aturan Mainnya
- Written by Writer
Tren olahraga cukup dinamis dengan munculnya “bintang baru” secara berkala. Di luar olahraga klasik seperti lari dan pilates, ada pound fit, hyrox, hingga padel yang jadi tren di tahun 2024-2025. Tercatat, tahun lalu olahraga padel mengalami peningkatan sebesar 1.684% dibanding tahun sebelumnya.[1]
Lo tertarik nyoba main padel buat ngisi akhir pekan? Yuk, kenalan dulu dengan asal usul hingga aturan mainnya!
Mengenal Padel, Racket Sport Asal Meksiko

Deskripsi: dua raket dan bola padel tergeletak di lapangan padel
Olahraga padel adalah racket sport nggak cuma fokus pada aktivitas fisik, melainkan juga kesenangan dan interaksi sosial. Padel tergolong ringan karena fokus ke strategi, bukan kemampuan teknik. Jadi, pemainnya bisa dari segala kalangan dan usia.
Olahraga padel dari mana? Sejarahnya berawal dari Meksiko. Permainan ini ditemukan tahun 1969 oleh Enrique Corcuera. Keterbatasan ruang membuat Corcuera membuat lapangan tenis mini dengan dinding. Keberadaan dinding ini memang disengaja agar bola nggak sampai keluar.
Corcuera mengambil inspirasi dari permainan tenis dan squash untuk menciptakan padel. Dari Meksiko ke Spanyol, padel dikenalkan oleh teman Corcuera ke kalangan ekspatriat hingga akhirnya menyebar ke Amerika, Eropa, dan Asia.
Olahraga padel sejak kapan masuk ke Indonesia?
Tahun 2010-an padel diperkenalkan oleh komunitas ekspatriat. Awal kemunculannya di Jakarta dan Bali, sebelum akhirnya booming tahun 2023-2024 lalu.
Perbedaan Olahraga Padel dan Tenis

Meski mirip, kedua jenis olahraga ini berbeda. Apa saja bedanya?
- Lapangan: Dari segi ukuran, lapangan padel lebih mungil dengan sekeliling berupa dinding. Sementara lapangan tenis nggak pakai dinding pembatas.
- Raket: Raket tenis lebih berat, besar, panjang, dan bersenar. Sebaliknya, raket padel lebih kecil, nggak bersenar, dan permukaannya berlubang.
- Pemain: Format pemain padel ganda yaitu 2v2, sementara tenis bisa lo mainkan 1v1 atau 2v2.
- Service: Tenis servisnya overhead sedangkan servis padel underhand dan bolanya dipantulkan dulu.
- Bola: Dari sisi ukuran, bola padel lebih kecil dan punya tekanan lebih rendah.
- Strategi dan Gaya Main: Perbedaan olahraga padel dan tenis terakhir soal gaya dan strategi. Tenis butuh skill, teknik, dan stamina. Sebaliknya, padel mengutamakan kontrol dan penempatan bola.
Manfaat Olahraga Padel

Manfaat olahraga padel nggak sebatas ke fisik, melainkan juga mental health.
1. Full Body Workout
Padel melibatkan lengan, kaki, dan otot inti karena lo perlu melangkah, lari cepat, hingga melompat untuk mengejar bola. Aktivitas ini juga meningkatkan kesehatan secara keseluruhan, termasuk jantung dan paru-paru.[2]
2. Bakar Kalori Tetapi Ramah Terhadap Sendi
Dari pemanasan hingga permainan inti, padel bisa bantu bakar kalori sampai 400-600 per jamnya. Meski begitu, padel ternyata lebih ramah terhadap persendian dibanding tenis. Risiko cedera lebih kecil.
3. Meningkatkan Agility dan Koordinasi
Strategi pantulan dinding hingga kejar-kejaran bola membuat lo harus bergerak lincah. Hasilnya, koordinasi mata-tangan, refleks, dan keseimbangan jadi lebih baik.[3]
4. Mengurangi Kecemasan
Nggak cuma bikin happy karena pelepasan hormon endorfin, padel bisa mengurangi kecemasan.[4] Lo juga lebih fokus untuk menyusun strategi sehingga nggak overthinking.
5. Meningkatkan Skill Bersosialisasi
Popularitas padel memungkinkan lo ketemu orang baru. Selain itu, permainan 2v2 juga melatih komunikasi dan team work. Ini semua bisa bantu memperluas networking.
Aturan Main Olahraga Padel

Popularitas padel mungkin bikin lo kesulitan booking tempat. Biar hemat waktu, lo wajib memahami aturan dasar padel sebelum bermain.
- Format ⮕ Permainan hanya dilakukan dalam format 2v2.
- Servis ⮕ Posisi servis underhand.
- Variasi Pantulan ⮕ Bola boleh lo pantulkan ke dinding dan lantai, tetapi nggak boleh memantul 2 kali sekaligus.
- Perolehan Poin ⮕ Poin didapat dari kegagalan lawan memukul, bola kelar net atau pagar, bola memantul 2 kali.
- Scoring ⮕ Sama seperti tenis—15, 30, 40, game.
Kunci penting dalam bermain padel adalah memanfaatkan dinding sebagai media pantulan agar reli lebih panjang atau menyulitkan pengembalian bola lawan. Mengingat formatnya 2v2, maka komunikasi dan koordinasi dengan pasangan sangat penting.
Pilih Deodoran yang Tepat untuk Berolahraga

Meskipun nggak seintens tenis, tetapi main padel tetap bikin lo keringatan. Untuk menjaga kenyamanan bersama, deodoran dengan formula cepat kering dan anti-stain bisa jadi solusi biar tubuh tetap segar tanpa bau, meskipun sedang berolahraga.
KAHF menghadirkan 3 varian gentle antiperspirant yang menawarkan kebutuhan berbeda bagi para pria aktif seperti lo.
1. KAHF Clean Fresh Antiperspirant Deodorant - Gentle antiperspirant ini cocok untuk pria aktif yang sering terpapar kuman saat berolahraga ataupun beraktivitas di luar ruangan.
2. KAHF Cooling Power Antiperspirant Deodorant - Diformulasikan untuk kulit yang sulit beradaptasi dengan suhu panas. Nikmati sensasi dingin instan serta perlindungan bau 72 jam.
3. KAHF Extra Dry Antiperspirant Deodorant - Gentle antiperspirant jadi solusi bagi pria dengan keringat berlebih dan bau badan akibat aktivitas sehari-hari.
Lo boleh olahraga padel, lari, tenis, atau lainnya sesuka hati. Namun, ingat jaga kebersihan badan agar lo tetap nyaman beraktivitas dan nggak mengganggu sekitar. Gentle Antiperspirant KAHF adalah soulmate sempurna buat temani aktivitas harian lo.





