Normal to Oily Skin: Ciri-Ciri dan Cara Mengetahuinya
- Ditulis oleh Administrator
Setiap orang terlahir dengan jenis kulit yang berbeda. Ada tipe kulit kering, normal, berminyak, hingga kombinasi. Nah, salah satu jenis kulit kombinasi adalah normal to oily skin. Namun, perbedaan ini nggak seharusnya membatasi potensi lo untuk tampil percaya diri di hadapan orang lain.
Kenali ciri kulit kombinasi normal to oily ini dan bagaimana lo bisa tahu jenis kulit dengan cara yang tepat di sini! Langkah ini bisa bantu lo memilih produk skincare yang tepat sehingga hasil perawatan lebih optimal.
Apa Itu Normal to Oily Skin?

Normal to oily skin termasuk dalam tipe kulit kombinasi. Jika diurutkan, posisinya ada di antara kulit normal dan berminyak. Jika normal to dry skin artinya kulit lo punya keseimbangan normal tetapi mudah kering setelahnya, maka ini berbeda dengan normal to oily skin.
Tipe normal to oily skin artinya kulit lo nggak terlalu dry ataupun oily. Namun, di area T-zone yakni dahi, hidung, dan dagu menghasilkan lebih banyak sebum.
Ciri-Ciri Kulit Normal to Oily

Selama ini lo belum menemukan produk skincare yang tepat? Bisa jadi karena lo salah mengenali tipe kulit.
Tidak sedikit orang yang melakukan self assessment secara tidak benar.[1] Kulit normal cenderung berminyak bisa memicu pemikiran bahwa lo punya kulit berminyak dan berjerawat atau justru normal.
Padahal keduanya punya karakteristik dan kebutuhan perawatan yang berbeda, Lalu, apa saja ciri kulit normal to oily yang bisa lo jadikan acuan?
1. Area Kulit Kering dan Berminyak
Tipe kulit ini nggak sepenuhnya kering atau berminyak. Zona T pada wajah seringkali tampak mengilap serta berminyak. Produksi sebum berlebih di T-zone ini berbanding terbalik dengan area pipi. Umumnya, area pipi terasa normal dan cukup lembap ataupun sedikit kering, tetapi nggak sampai mengelupas dan terasa tertarik.
2. Tekstur
Pada dasarnya, tipe kulit ini terasa normal dan seimbang. Namun, ada kecenderungan berminyak sehingga beberapa area terasa licin dan mengilap. Selain itu, lo bisa perhatikan pori-pori yang membesar khusus di area T-zone.
3. Noda (Blemish)
Tipe kulit ini nggak sepenuhnya kering atau berminyak sehingga ada beberapa masalah yang rentan muncul. Contohnya, area T-zone yang cenderung berminyak berisiko pori-pori membesar dan tersumbat. Hal ini berpotensi memunculkan komedo dan jerawat, meski jumlahnya nggak sebanyak pada kulit berminyak
Cara Mengetahui Jenis Kulit

Deskripsi: pria dengan kulit berminyak tersenyum sambil menutupi separuh wajah dengan tangan
Mengenali ciri kulit normal to oily skin saja nggak cukup. Lo bisa cek tipe kulit dengan beberapa cara berikut:
1. Bare-Faced Method
Ini adalah cara sederhana yang bisa lo lakuin setelah membersihkan muka dengan facial wash. Mekanismenya adalah menunggu dan mengamati reaksi kulit setelah dibersihkan.[2]
Caranya bagaimana?
- Cuci wajah dengan sabun pembersih.
- Keringkan memakai handuk lembut.
- Tunggu dan diamkan wajah sekitar 30 menit.
- Berdiri di depan cermin dan amati visual kulit di cermin dengan seksama.
Kulit terlihat normal tanpa minyak berlebih atau terasa tertarik maka indikasinya normal. Sebaliknya, tampilan mengilap di seluruh area wajah mengindikasikan kulit lo oily.
Sementara kulit yang terlihat kasar, terasa ketarik, atau patchy artinya kulit kering. Kemudian, apabila area T-zone mengilap dan pipi normal, maka artinya kulit lo kombinasi.
2. Blotting Paper Test
Cara kedua, lo butuh bantuan kertas minyak atau blotting paper. Sesuai namanya, kertas ini difungsikan untuk menyerap sebum. Lakukan tes ini di pagi hari sebelum lo mandi atau membersihkan wajah. Tempelkan blotting paper di muka dan tunggu beberapa saat.
Jika muncul residu berminyak di blotting paper secara merata, artinya lo punya oily skin. Sementara residu minyak di area T-zone artinya kulit lo kombinasi. Sedangkan, residu minyak yang sedikit atau nggak terlalu banyak artinya kulit lo bisa kering atau normal.
KAHF Oil and Acne Care Face Wash Improved Formula

Bagaimana jika dari kedua tes di atas, ternyata kulit lo termasuk normal to oily skin?
Solusinya adalah:
- Fokus pada produk dengan kontrol minyak yang baik tanpa menghilangkan kelembapan karena ada beberapa area kulit yang lebih kering.
- Gunakan produk skincare untuk normal to oily skin dengan base ringan—gel dan foam—serta bahan non-comedogenic.
- Pertimbangkan bahan seperti niacinamide, asam salisilat (BHA), eksfoliant lembut, dan ceramide untuk mengontrol minyak, membersihkan pori-pori, dan mendukung skin barrier.
Jadi, lo nggak cuma butuh pelembap dan sunscreen untuk kulit normal to oily. Pertimbangkan juga sabun pembersih wajah yang sesuai seperti KAHF Oil and Acne Care Face Wash kemasan baru dengan improved formula.
Face wash pria dari KAHF ini diformulasikan khusus untuk mengangkat minyak berlebih sekaligus melembapkan wajah. Kemampuan kontrol minyaknya mencapai 40% tanpa bikin kulit lo terasa ketarik dan kulit tetap terhidrasi karena mengandung:
- Salicylic acid yakni active ingredients untuk kontrol minyak serta jerawat dengan menembus dan membersihkan pori-pori dari sebum atau sel kulit mati.[3]
- Kaolin yang punya kemampuan untuk menyerap minyak berlebih.[4]
- Zinc Gluconate untuk me-manage aktivitas kelenjar minyak sekaligus punya sifat anti peradangan yang bagus untuk jerawat.[5]
- Ekstrak Daun Sage dan Buah Pohon Cemara yang punya efek calming, bersifat antimikroba, dan bantu kontrol minyak.[6] [7]
- Hydrobalance bantu kulit tetap lembap dan terhidrasi setelah mencuci muka.
- Azeclair berfungsi mengurangi ukuran jerawat.
Kombinasi bahan-bahan di atas membuat facial wash KAHF untuk normal to oily skin satu ini terasa nyaman dan membebaskan kulit dari minyak hingga 12 jam. Temukan KAHF Oil and Acne Care Face Wash dengan improved formula di platform daring resmi KAHF ataupun store terdekat ya! Jangan sampai kehabisan stoknya.





