6 Manfaat Charcoal untuk Wajah Beserta Kandungan dan Cara Kerjanya
- Ditulis oleh Writer
Charcoal begitu populer untuk produk skincare, dari facial wash hingga masker. Namun, perjalanan charcoal sebagai skincare hero cukup panjang. Dokumentasi pertama perawatan kulit dengan charcoal ada di Mesir dan Yunani kuno sebelum akhirnya masuk ke kosmetik modern di abad ke-19.[1] Lalu apa manfaat charcoal untuk wajah?
Temukan kandungan, cara kerja, hingga manfaat charcoal yang pasti nggak mau lo lewatin di sini.
Apa Itu Charcoal untuk Wajah?

Secara harfiah charcoal adalah arang. Asalnya bisa dari sumber alami seperti tempurung kelapa, bambu, dan kayu ek. Bahan natural ini terkenal karena kemampuannya untuk mendetoksifikasi dan menyeimbangkan kulit secara alami.
Arang atau charcoal warnanya adalah abu-abu gelap yang merupakan perpaduan antara hitam dan abu-abu. Dalam konteks perawatan kulit, ada dua jenis arang yang digunakan yakni:
Arang Aktif
Ini adalah jenis arang yang berasal dari pembakaran tempurung kelapa atau kayu ek. Fungsi utamanya untuk mengurangi komedo, menyerap minyak berlebih, dan mencegah penyumbatan pori-pori.
Arang Binchotan
Ini adalah jenis arang tradisional Jepang. Asalnya dari kayu ek Ubame berkualitas tinggi. Fungsinya untuk mendetoksifikasi dan menyeimbangkan tampilan kulit.
Jika dibandingkan, arang binchotan lebih murni, efisien, dan punya struktur pori yang lebih unik dari arang aktif.
Kandungan dan Cara Kerja Charcoal pada Kulit

Setidaknya ada 4 unsur utama dalam charcoal yakni karbon, oksigen, sulfur, dan nitrogen dengan persentase berbeda. Karbon paling dominan yakni 85%-95%.[2] Lalu, oksigen sekitar 7%, sulfur 1%, dan nitrogen 0,5%.
Lalu bagaimana cara kerja charcoal untuk membersihkan kulit?
Arang adalah residu karbon hitam ringan yang dibuat melalui pemanasan bahan-bahan alami kaya karbon seperti tempurung kelapa, kayu ek, bambu. Prinsip ilmiah utama di balik sifat pembersih mendalam arang adalah proses yang disebut adsorpsi.[3]
Charcoal dalam skincare dipanaskan di suhu tinggi, minimal 700oC, lalu diolah dengan oksigen sehingga luas permukaannya meningkat dan tercipta jutaan pori-pori kecil dengan struktur unik. Permukaan arang berpori inilah kuncinya. Pori-pori mungil ini punya efek magnet karena terdapat muatan listrik negatif.
Fungsinya untuk menarik dan mengikat molekul bermuatan positif, seperti kotoran, minyak berlebih, bakteri, dan polutan di permukaan kulit. Proses adsorpsi ini membuat kotoran terjebak di permukaan pori dan ikut terbuang saat lo membilasnya.
Manfaat Charcoal untuk Wajah

Manfaat charcoal untuk kulit berakar pada sejarah dan didukung oleh ilmu pengetahuan serta teknologi modern. Kombinasi ketiganya melahirkan bahan detoks alami terfavorit dalam rutinitas perawatan kulit saat ini.
Apa saja manfaat charcoal untuk kulit wajah?
1. Pembersihan dan Detoksifikasi Mendalam
Clogged pores atau penyumbatan pori-pori terjadi karena kotoran hingga sel kulit mati menumpuk dalam pori-pori. Tandanya seperti minyak berlebih, pori-pori membesar, komedo, kulit kusam dan tekstur kasar.
Manfaat sabun charcoal untuk wajah melalui sifat detoksifikasinya yang membantu mengurangi penyumbatan sehingga kulit lebih bersih.
2. Pengontrol Minyak
Produksi sebum berlebih nggak hanya bikin muka lo berminyak. Ada risiko komedo hingga jerawat yang mengintai. Nah, charcoal punya kemampuan untuk menyerap minyak berlebih sehingga meminimalisir sumbatan pada pori-pori.[4] Hasilnya wajah lo bebas kilap dan tekstur kulit lebih halus serta terlihat matte.
3. Pengurangan Jerawat, Komedo, dan Breakout
Jerawat, komedo, hingga breakout adalah kondisi yang terjadi karena pori-pori kulit tersumbat kotoran dan minyak berlebih.
Manfaat charcoal untuk wajah berjerawat melalui proses deep cleansing atau detoksifikasi mendalam. Proses ini membuat pori-pori kulit tetap bersih dan produksi sebum lebih terkontrol sehingga kulit lebih sehat.[5]
4. Eksfoliasi
Charcoal bekerja untuk eksfoliasi dengan dua mekanisme yakni eksfoliasi fisik dan penyerapan kotoran pada tingkat molekuler. Bahan ini punya tekstur yang sedikit abrasif dan kasar yang secara manual mengikis lapisan terluar kulit, termasuk sel-sel kulit mati, kotoran, dan debu.
Sementara itu, proses adsorpsi akan membantu “membuang” hasil eksfoliasi. Fungsi ini bisa bikin tekstur kulit lo lebih baik.
5. Meminimalkan Tampilan Pori-Pori
Pada dasarnya, pori-pori pria memang lebih besar dari wanita. Namun, selain faktor genetik, pori-pori yang besar juga terjadi karena penumpukan kotoran hingga sebum berlebih. Hasilnya, tekstur kulit menjadi tidak rata atau kasar.
Sifat detoksifikasi charcoal bantu membersihkan pori-pori sehingga tampilannya lebih kecil dan halus.
6. Mencerahkan Kulit
Banyak orang mengandalkan produk dengan kandungan charcoal untuk tampil lebih percaya diri. Ini karena charcoal bisa mencerahkan wajah.[7] [8]
Proses detoksifikasi mendalam dan eksfoliasi ringan yang dilakukan oleh charcoal bantu menghilangkan kotoran, polutan, hingga sel kulit mati. Hasilnya, kulit tampak bercahaya, segar, dan bersih.

Lo, mau tampil bebas kusam sepanjang waktu?
Pertimbangkan produk skincare yang memakai charcoal. Salah satunya adalah KAHF Triple Action Oil & Comedo Defense Face Wash kemasan baru dengan improved formula. Facial wash khusus pria ini punya kandungan UltraAbsorb Charcoal yang bekerja untuk menyerap minyak berlebih dan kotoran dari pori-pori kulit.
Bersama dengan AHA+BHA+PHA (Salicylic Acid , Lactic Acid , dan Gluconolactone), teknologi HydroBalance Core, Kaolin, Bentonite, dan Tea Tree Leaf Oil, sabun pembersih wajah ini bantu kulit lo tetap bersih, bebas minyak dan komedo, serta terlihat matte.
Sesuai namanya, produk ini bisa lo gunakan sebagai triple action untuk:
- Facial wash harian di pagi dan malam hari.
- Peeling 1-2 minggu sekali.
- Masker ringan seminggu sekali di malam hari.
Perkuat rutinitas harian lo dengan manfaat charcoal untuk wajah dari KAHF Triple Action Oil & Comedo Defense Face Wash yang terbukti efektif serap minyak tanpa buat wajah lo kering!





