Tiba-Tiba Muka Breakout? Cari Tahu Penyebab, Ciri, hingga Cara Mengatasinya
- Ditulis oleh Writer
Lo tiba-tiba punya banyak jerawat, komedo, dan noda lain di kulit? Ini bisa jadi indikasi muka breakout. Intensitas dan penyebab breakout tiap orang sendiri nggak sama. Mengatasi breakout juga sering kali melibatkan identifikasi pemicu.
Sayangnya, beberapa orang menganggap breakout dan jerawat biasa dengan purging itu sama, sehingga solusi yang diambil nggak tepat. Sebelum lo salah langkah, yuk, cari tahu seluk-beluk breakout di sini.
Muka Breakout Itu Seperti Apa?

Lo bisa bangun tidur dan mendadak ada jerawat di dahi atau pipi. Baik itu jerawat tunggal membandel atau jerawat yang muncul secara besar-besaran. Ini adalah definisi breakout. Nggak peduli jenis kelamin, tipe kulit, hingga usia, siapa pun bisa kena!
Breakout sendiri terjadi saat folikel rambut atau pori-pori di kulit lo tersumbat oleh minyak berlebih (sebum), sel kulit mati, polutan, hingga bakteri. Kondisi ini sempurna sebagai tempat berkembangnya peradangan.
Hasilnya, muncul noda di wajah seperti komedo, jerawat, nodul, dan lainnya. Tingkat keparahan breakout ini juga berbeda tergantung penyebab dan kondisi kulit.
Perbedaan Breakout dan Purging (Jerawat Biasa)

Breakout dan purging adalah dua hal berbeda. Setidaknya ada 4 perbedaan utama yang perlu lo tahu.
1. Lokasi
Purging biasanya muncul di area yang biasa jerawat lo muncul. Sementara breakout muncul di area baru yang jarang atau nggak pernah muncul jerawat atau blemish.
2. Penyebab
Kulit yang purging biasanya karena efek pemakaian bahan aktif baru seperti retinol, AHA, BHA, dan lainnya, sehingga mendorong pergantian sel kulit. Sementara, breakout bisa karena reaksi alergi, pori-pori tersumbat hingga reaksi alergi terhadap produk.
3. Durasi
Purging adalah proses pembersihan kulit yang durasinya sekitar 4-6 minggu seiring kulit beradaptasi. Lalu, berapa lama breakout? Breakout lebih persisten dengan durasi bisa lebih dari 6 minggu dan kondisi yang nggak membaik.
4. Penampakan
Dari segi visual, purging bisa berupa jerawat kecil atau komedo yang proses pematangannya cepat dan segera membaik. Sementara, contoh wajah breakout biasanya berupa jerawat besar yang terasa nyeri atau sakit, dan bahkan meninggalkan bekas luka.
Penyebab Muka Breakout

Kenapa tiba-tiba breakout? Kemunculan breakout memang sering tanpa aba-aba. Namun, breakout biasanya disebabkan oleh:
- Produksi Sebum Berlebih: Jumlah minyak yang berlebih bisa bercampur dengan sel kulit mati dan kotoran sehingga menyumbat pori-pori.
- Bakteri Penyebab Jerawat: Cutibacterium acnes yang terperangkap di dalam pori-pori tersumbat akan memakan sebum dan menyebabkan peradangan, redness, dan jerawat bernanah.
- Perubahan Hormon: Masa pubertas, diet, stres, hingga pengobatan tertentu bisa bikin hormon nggak seimbang sehingga produksi sebum meningkat dan terjadi breakout.
- Gaya Hidup: Dari polusi, dehidrasi, pola makan, stres, hingga kebiasaan tidur yang buruk juga melemahkan self defense kulit dari jerawat.
- Perawatan Kulit: Skincare yang nggak cocok, kandungan bahan aktif, bahan komedogenik, kebiasaan shaving yang nggak tepat, hingga malas pakai sunscreen bisa memicu breakout.
- Faktor Lingkungan: Apa yang ada di sekitar lo bisa jadi trigger wajah breakout. Contohnya polusi, humidity, penumpukan keringat, dan paparan iritan atau bahan kimia keras, atau sering menyentuh wajah. Semuanya berkontribusi pada penumpukan bakteri di kulit.
Ciri-Ciri Kulit yang Sedang Breakout

Mengenali penyebab muka breakout adalah langkah awal. Selanjutnya, lo harus paham ciri-ciri muka breakout agar bisa segera ambil langkah penanganan yang tepat.
- Muncul jerawat masal secara tiba-tiba.
- Area kemunculan jerawat nggak terduga dan biasanya di tempat baru.
- Terjadi peradangan yang terasa gatal, perih, atau bahkan panas pada kulit yang mengalami breakout.
- Ada perubahan tekstur kulit seperti jadi kasar, terasa kencang, atau bahkan kering,
- Bisa muncul lebih dari satu jenis blemish, misalnya jerawat meradang, komedo, hingga papul.
Cara Mengatasi Muka Breakout

Penting untuk tetap tenang saat lo ngalamin breakout. Pertama, lakukan pendekatan untuk menyembuhkan kulit tanpa potensi meninggalkan acne scars. Apakah bisa? Tentu.
1. Hands-Off
Hilangkan kebiasaan menyentuh wajah, bahkan saat wajahmu nggak breakout. Sementara itu, biarkan jerawat sembuh secara alami. Memencet jerawat is a big no karena bisa bikin acne scars.
2. Lakukan Gaya Hidup Sehat
Kulit sehat nggak cuma karena produk perawatan, tetapi juga asupan nutrisi dari dalam. Konsumsi makanan sehat yang kaya serat dan nutrisi, kelola stres, olahraga teratur, dan pastikan tubuh lo terhidrasi dengan baik.
3. Pakai Sunscreen
Meskipun sedang breakout, kulit lo tetap butuh proteksi dari sinar matahari. Paparan sinar UV ini bisa memperburuk kondisi breakout. Kuncinya memilih tabir surya yang ringan dan non komedogenik.
4. Bersihkan Wajah dengan Benar
Kembali ke basic. Pastikan tangan bersih sebelum mencuci wajah untuk menghindari perpindahan bakteri. Pilih facial wash yang lembut dan ringan yang nggak berpotensi mengiritasi kulit. Lakukan maksimal 2 kali sehari.

Pertimbangkan facial wash yang bisa mendukung proses penyembuhan breakout seperti KAHF Acne Care Aminogel Face Wash. Produk pembersih wajah pria ini punya peran penting untuk mengatasi breakout yang lo alami.
Cocok untuk tipe kulit sensitif dan berminyak, produk ini mengandung hero ingredients yakni:
- Succinic Acid yang mengurangi sebum
- Hypochlorous Acid untuk melawan bakteri penyebab jerawat
- HydroBalance Prime yang menawarkan hidrasi mendalam
- Panthenol untuk menenangkan iritasi dan menjaga skin barrier
Keempat kandungan di atas bersinergi untuk lawan jerawat, regenerasi sel kulit, dan memperkuat lapisan pelindung kulit. Hasilnya, KAHF Acne Care Aminogel Face Wash adalah solusi untuk muka breakout lo.





