Panduan Memilih Jenis Serum Wajah Sesuai Masalah Kulit
- Ditulis oleh Writer
Jenis serum sering dipakai asal, lalu dibilang nggak cocok ketika hasilnya terasa hit or miss. Padahal serum bisa mengandung bahan aktif jauh lebih tinggi, bahkan sampai puluhan persen dibandingkan moisturizer yang fokusnya menjaga permukaan kulit.[1]
Jadi sebelum menyimpulkan cocok atau tidak, pahami dulu fungsinya. Dengan memahami jenis serum, lo akan tahu apakah skincare lo sudah optimal atau sebaiknya beralih ke yang lain.
Serum: Kecil Teksturnya, Besar Dampaknya

Bukan krim yang diencerkan, serum adalah tools paling presisi untuk skincare routine lo. Teksturnya ringan, tapi kerjanya fokus dan dalam. Formulanya juga cepat menyerap, sehingga efektif menargetkan masalah inti.
Bukan tanpa alasan, molekul aktif serum dibuat lebih kecil biar bisa masuk barrier dengan lebih efisien dan bekerja di layer kulit yang membutuhkannya. Makanya, hasilnya terasa lebih spesifik dan terarah, Bro. Penting untuk pahami dulu apa yang ingin lo perbaiki, sebelum menentukan jenis serum yang tepat.
Baca Juga: Apa Itu Serum dan Cara Memilihnya Sesuai Jenis Kulit
Jenis Serum Berdasarkan Fungsi: Pakai Kulit Butuh Solusi Spesifik

Masalah berbeda perlu solusi yang berbeda pula, Bro. Serum berdasarkan fungsinya terbagi menjadi:
- Brightening serum, yang bisa lo pakai saat kulit mulai terlihat kusam dan warnanya nggak rata. Gunakan dengan rutin dan konsisten
- Serum antijerawat, yang bekerja menekan inflamasi, bakteri, dan minyak berlebih tanpa bikin barrier makin rapuh. Bisa lo pakai seluruh wajah.
- Serum untuk bekas jerawat adalah yang lo cari ketika jerawat sudah melewati masa meradang. Fungsinya adalah repairing, bikin tekstur dan warna kembali rata, dan mengurangi jejak inflamasi.
- Hydrating serum yang melembapkan ketika kulit terasa kencang atau kusam. Ini penting agar langkah skincare lainnya lebih optimal.
- Spot treatment serum yang lo oleskan di area yang sedang meradang saja. Konsentrasi yang lebih tinggi efektif menembus area yang butuh perawatan, sehingga hasilnya langsung terasa.
Baca Juga: Bolehkah Pakai Serum Tiap Hari?
Jenis Serum Berdasarkan Tekstur & Cara Kerjanya

Kalau fungsi serum menjawab apa yang diperbaiki, maka tekstur menjelaskan gimana serum bekerja di kulit, seperti:
- Serum cair biasanya paling lightweight. Karakternya cepat meresap, enak untuk layering, dan ideal buat pemakaian harian tanpa rasa berat.
- Serum gel punya struktur lebih padat tapi tetap ringan. Non-greasy, cepat menyerap, dan sering jadi pilihan aman untuk kulit berminyak atau berjerawat karena terasa adem dan nggak bikin lengket.
- Sementara serum konsentrat atau spot gel bekerja lokal atau di area tertentu saja. Ideal untuk mengatasi masalah yang ada di area kecil, karena fokus langsung ke pusat masalah.
Baca Juga: Perbedaan Serum dan Moisturizer
Kapan Pakai Serum yang Mana? Panduan Praktisnya

Sekitar 80–90% stres oksidatif kulit pria urba dipicu paparan UV, lalu diperkuat polusi dan cahaya lingkungan.[2] Itu sebabnya manfaat serum wajah untuk pria terasa signifikan kalau tepat memilihnya, tentu berdasarkan kondisi, bukan tren.
Perhatikan ceklis berikut:
- Kalau kulit kusam dan noda hitam, fokus ke serum brightening plus antioksidan untuk bantu atur pigmen dan lawan stres harian.
- Saat jerawat aktif, pilih serum antiacne, bukan brightening yang agresif, agar inflamasi nggak makin rewel.
- Bekas jerawat dan tekstur nggak rata butuh serum repair yang kerja di fase pemulihan.
- Jerawat mendadak? Spot treatment saja, bukan full-face.
Untuk pria yang sering outdoor dan terpapar polusi, kombinasikan proteksi dan recovery. Dengan cara memilih serum yang tepat, lo nggak perlu habiskan waktu untuk trial-and-error.
Jadi, Jenis Serum Seperti Apa yang Relevan untuk Kulit Pria?

Delivery technology, seperti niosome, terbukti mampu meningkatkan efektivitas pengantaran bahan aktif hingga berkali lipat daripada formula skincare konvensional.[3] Dengan begitu, bahan aktif yang tinggi dalam serum pria bisa masuk langsung ke targeted layer kulit lo.
Kahf sebenarnya sudah menyiapkan solusi yang presisi untuk kebutuhan berbeda.
Kulit kusam dan noda hitam biasanya butuh koreksi pigmen plus recovery. Bright Intensifying & Pigment Corrector Niosome Serum adalah solusi untuk kondisi ini karena niosome di dalamnya bantu bahan aktif bekerja lebih optimal sambil menjaga ritme pemulihan kulit.
Sementara itu, Acne Care & Post-Acne Repair Niosome Serum adalah serum untuk kulit berminyak yang lo cari. Formualnya hadir dengan pendekatan seimbang dalam menekan jerawat sekaligus mendukung recovery phase, tanpa bikin kulit makin sensitif.
Untuk jerawat yang muncul mendadak, jelas bukan urusan full-face. Acne Rapid Relief Niosome Spot Gel bekerja lokal, dengan konsentrasi terarah dan penetrasi yang lebih efisien, pas buat situasi darurat.
Kalau lo sudah sampai di sini, besar kemungkinan lo sekarang tahu serum mana yang memang lo cari selama ini. Perlu lo ingat bahwa ini bukan urutan wajib, tapi penerapan serum sesuai fungsi dan kondisi kulit lo.
Saatnya Pakai Serum dengan Tujuan

Fungsi serum wajah terasa nggak bekerja bukan karena produknya gagal, tapi karena tools-nya kurang tepat. Sementara itu, serum baru optimal kalau lo memilihnya sesuai kondisi dan waktu serta tujuan yang jelas.
Yuk, pilih dan beralih ke perawat pria yang make sense bersama Kahf dengan jenis serum yang sesuai kebutuhan lo.





