Jerawat Meradang? Ini Cara Meredakannya dalam 3 Jam
- Written by Writer
Dari jerawat pasir sampai jerawat meradang—kaitannya dengan pori-pori tersumbat. Nah, muka berjeraawat nggak cuma bikin lo terganggu, tetapi juga bikin tingkat kepercayaan diri menurun drastis. Salah satu jenis acne yang cukup mengganggu adalah inflamed acne yang punya tampilan noticeable dan memerah.
Ayo cari tahu penyebab dan cara mengatasinya dalam waktu singkat di sini!
Penyebab Jerawat Meradang

Jerawat meradang di dagu tidak muncul begitu saja. Dari gaya hidup hingga faktor genetik bisa memengaruhi kemunculan dan tingkat keparahannya.
1. Hormon Tidak Seimbang
Saat terjadi fluktuasi hormon, jerawat cenderung lebih sering muncul. Contohnya ketika:
- Masa Pubertas. Hormon androgen atau testosteron meningkat merangsang produksi minyak berlebih.
- Stres Berat. Tubuh melepas hormon kortisol yang meningkatkan peradangan dan merangsang kelenjar minyak.
- Pemakaian Obat Tertentu. Contohnya suplemen testosteron hingga gangguan tiroid bisa mempengaruhi keseimbangan hormon.
2. Bakteri
Inflamed acne terjadi karena ada pertumbuhan bakteri C. acnes pada pori-pori yang tersumbat. Hasilnya terjadi infeksi sehingga imun tubuh merespon dan menyebabkan inflamasi.
3. Kebiasaan Buruk
Terlalu sering mencuci muka bisa membuat kulit iritasi dan jerawat makin meradang. Sebaliknya, malas cuci muka bahkan setelah berkeringat juga membuat pori-pori tersumbat sehingga jerawat semakin parah.
4. Gaya Hidup
Kesehatan kulit, termasuk kemunculan inflamed acne bisa dipengaruhi oleh bagaimana lo menjalani hidup. Pola makan berantakan dan tidak sehat, sering begadang, hingga suka memencet jerawat atau menyentuh muka bisa memicu jerawat meradang parah.
5. Penggunaan Skincare yang Tidak Tepat
Asal pakai skincare tanpa melihat komposisi bisa meningkatkan risiko inflamed acne. Contohnya, produk dengan base minyak, tekstur berat, hingga bahan komedogenik bisa memicu penyumbatan pori-pori dan munculnya jerawat.
6. Genetik
Kecenderungan genetik bisa memengaruhi produksi sebum atau bahkan peradangan folikel. Jadi, jika ada keluarga yang punya riwayat jerawat, maka kemungkinan dan tingkat keparahan jerawat bisa bertambah.
Ciri Ciri Jerawat Meradang

Jerawat meradang seperti apa? Inflamed acne punya beberapa tipe dengan ciri berbeda yakni:
- Papula. Inflamed acne paling ringan dengan benjolan kecil, keras, merah dan kulit di sekitarnya meradang. Rasanya sedikit nyeri karena terjadi infeksi superfisial pada kelenjar sebaceous.
- Pustula. Jerawat dengan nanah (kuning atau putih) di bagian tengah yang terasa nyeri. Kulit di sekitarnya membengkak dan memerah.
- Nodul. Jerawat batu ini bentuknya benjolan besar, keras, dan posisi menembus lapisan kulit—dermis serta hipodermis. Rasanya nyeri dan bisa bertahan cukup lama.
- Kistik. Jerawat besar, mengandung nanah, meradang, dan berpotensi meninggalkan bekas luka. Tipe jerawat ini terbungkus membran berserat sehingga isinya sulit keluar.
Cara Mengatasi Jerawat Meradang

Jerawat meradang adalah kondisi kulit yang pori-porinya tersumbat sehingga bakteri (C. acnes) bisa berkembang biak dan imun tubuh merespon dengan peradangan. Tipe jerawat ini butuh penanganan tepat agar tidak jadi acne scar.
Berikut beberapa cara mengatasi jerawat meradang di pipi atau area lain dengan cepat:
1. Retinoid
Pernah dengar mengatasi jerawat meradang pakai retinol? Opsi ini bisa dicoba, tetapi prosesnya bisa bulanan. Ini berbeda dengan retinoid oles yang lebih kuat dan efektif.[1] Lo bisa dapat retinoid pakai resep dokter. Namun, pemakaiannya wajib di malam hari dan lo harus pakai sunscreen saat siang.
2. Antibiotik
Penyebab utama inflamed acne adalah infeksi bakteri. Jadi, antibiotik untuk jerawat meradang yang diresepkan dokter punya peran penting untuk menghentikan pertumbuhan bakteri. Ada opsi antibiotik oral untuk mengendalikan bakteri pada jerawat kistik, atau antibiotik topikal untuk jerawat papula, pustula, hingga nodul.[2]
3. Obat Jerawat Bebas
Selain obat resep dokter, lo bisa andalkan obat jerawat yang dijual bebas—benzoil peroksida, dan asam salisilat—untuk inflamed acne. Namun, kedua obat ini bisa bikin kulit lo kering. Jadi, wajib pakai pelembap setelahnya.
4. Pakai Skincare yang Tepat
Untuk mengatasi jerawat dengan cepat, lo butuh produk perawatan kulit yang sesuai dengan kebutuhan.
Nah, dibandingkan dengan obat jerawat bebas yang efektivitasnya kurang atau obat keras yang perlu resep dokter, lo bisa pertimbangkan skincare untuk jerawat meradang—acne spot treatment atau obat totol jerawat. Salah satunya adalah KAHF Acne Rapid Relief Niosome Spot Gel.

Acne spot treatment satu ini berbentuk gel sehingga cocok untuk kulit berjerawat yang cenderung berminyak dan sensitif. Gel ini diformulasikan secara khusus untuk beraksi cepat dengan meredakan inflamed acne pada kulit pria yang cenderung lebih tebal secara instan, hanya dalam waktu 3 jam saja.
Kuncinya ada pada:
1. Niosome Technology ⮕ Membantu meresapkan bahan aktif 5x lebih cepat ke kulit pria.
2. Hydrobalance Prive ⮕ Menawarkan extra moisturizer untuk memproteksi skin barrier. Jadi, lo nggak perlu pelembap tambahan.
Gel totol jerawat ini diformulasikan khusus dengan bahan aktif seperti:
- 0.001% Nio-Sebactive untuk mengontrol sebum berlebih dan jerawat.
- 2.25% Salicylic Acid + Quora Noni yang melawan bakteri jerawat tanpa kambuh lagi.
- 1.0% Epi-on untuk memperbaiki kulit dan mencegah bekas hitam.
- 0.5% Zinc PCA untuk meningkatkan kemampuan kontrol minyak.[3]
- 0.1% Madecassoside yang memberi efek calming pada kulit kemerahan dan iritasi.
Cara pakainya sangat mudah. Bersihkan wajah pakai facial wash ringan dan keringkan dengan lembut. Oleskan gel secara tipis dan merata langsung ke area jerawat.
Jerawat meradang nggak nunggu lama dan bisa datang kapan saja, yang penting lo siap. KAHF Acne Rapid Relief Niosome Spot Gel selalu bisa jadi andalan kapan saja!









