Tonka Bean, Biji Aromatik yang Ideal untuk Parfum Gourmand
- Ditulis oleh Writer
Nggak cuma kayu aromatik, pembuatan parfum juga bergantung pada stok biji-bijian yang punya aroma khas. Contohnya nutmeg, cardamom, almond, hingga tonka bean—biji tonka. Setiap biji-bijian punya karakter aroma berbeda. Nah, biji tonka adalah salah satu yang populer karena jadi substitusi vanilla pada fragrance.
Simak apa itu tonka bean dan popularitasnya dalam parfum modern beserta perannya dalam menciptakan aroma parfum yang manis, hangat, dan elegan.
Apa Itu Tonka Bean?

Tonka Bean adalah biji aromatik eksotis dari pohon Dipteryx odorata. Tanaman tonka bean endemik dari Amerika Selatan, khususnya Venezuela, Guyana, Brasil utara, dan Paraguay.
Proses panennya secara liar karena buah tonka akan jatuh secara alami ketika musim dingin. Biji dari pohon tonka bean ini jadi komoditi berharga karena punya aroma dan rasa yang kompleks seperti campuran aroma vanili, almond, kayu manis, dan cengkeh.
Kadar kumarin di biji aromatik ini cukup tinggi.[1] Senyawa ini menjadi sumber aroma khas dan rasa pahit dari kacang tonka. Di dunia parfum, biji tonka masuk ke keluarga aroma balsamic dan oriental.
Awalnya, kacang tonka digunakan sebagai pengganti vanili. Namun, biji aromatik ini jadi sangat populer karena mampu mengikat bahan-bahan lain dan memperpanjang SPL parfum. Trend parfum aroma gourmand yang nyaman juga mendorong tonka jadi sorotan.
Nggak seperti aroma tajam bunga atau jeruk segar, tonka menciptakan keintiman dengan aroma yang terasa personal, hangat, dan calming. Harga tonka yang terjangkau dibandingkan vanili atau amber alami juga membuatnya semakin populer.
Karakter Aroma Tonka Bean

Para pecinta wewangian selalu mencari aroma yang membuat parfum berkesan, tahan lama, dan tak tertahankan. Parfum dengan tonka bean notes adalah salah satu opsinya. Seperti apa karakter aroma biji tonka ini?
- Sweet & Gourmand Appeal. Profil aromanya khas—manis, seperti vanila, namun sedikit pedas seperti tembakau, dengan sedikit aroma almond. Aromanya manis, nyaman, dan memanjakan indera penciuman. Sempurna untuk komposisi yang hangat dan sensual.
- Versatile. Kacang tonka nggak cuma menambah kedalaman dan kehangatan aroma parfum. Tonka juga berpadu indah dengan notes rempah-rempah, kayu, bunga, dan bahkan aroma jeruk segar.
- Balancing. Parfum pria cenderung strong. Tonka punya karakter lembut dan rasa manis yang adiktif sehingga sempurna untuk menciptakan parfum pria beraroma gourmand yang kaya dan tak tertahankan.
Peran Tonka Bean dalam Dunia Parfum

Misterius, menenangkan, dan sangat kaya aroma, tonka bean merupakan true gem dalam dunia parfum. Biji aromatik ini digunakan sebagai base notes ataupun middle notes dengan peran seperti:
- Base Notes. Kacang tonka menawarkan aroma manis dan sensual yang tahan lama. Dibandingkan dengan base notes lain—amber, cendana, atau musk—, tonka menambahkan sentuhan gourmand yang terasa mewah dan menenangkan.
- Middle Notes. Biji tonka menciptakan transisi halus antara top notes dan base notes lewat aroma yang kaya dan hangat. Kandungan kumarinnya memperkaya aroma spicy—tembakau dan jerami kering. Perpaduan dengan rempah atau kayu akan memperkuat kesan hangat dan spicy yang menggoda.
Tonka Bean vs Vanilla

Apakah tonka bean sama dengan vanilla bean? Nggak. Keduanya berbeda. Salah satu alasan Tonka Bean notes populer karena ia bisa menggantikan aroma vanilla dalam komposisi parfum. Meskipun berperan sebagai substitusi, kedua notes ini punya perbedaan yakni:
- Profil Aroma. Keduanya punya aroma dasar yang manis, dan lembut. Namun, aroma manis Vanilla lebih murni dan berkesan creamy. Sementara Tonka Bean lebih kompleks dengan tambahan nuansa almond pahit, jerami kering, tembakau, dan rempah (kumarin),
- Senyawa Kunci. Vanilla dengan senyawa organik aromatik vanillin, sedangkan Tonka Bean punya kumarin yang aromanya mirip vanillin.
- Sensasi. Vanilla notes bisa mencerahkan dan menghaluskan aroma lain sehingga kualitas formula parfum meningkat. Tonka Bean menambahkan kompleksitas sehingga seperti roti lezat fresh from oven tanpa rasa manis yang berlebihan.
Cocok untuk Siapa dan Kapan Digunakan?

Bau Tonka Bean unik dan versatile. Sweet and spicy notes-nya cocok untuk parfum unisex. Ia juga bisa menambah rasa manis yang soft dan keanggunan untuk parfum wanita. Sementara itu, aroma ini menawarkan sensasi hangat dan woody yang halus serta dalam untuk parfum pria.
Jadi, siapa yang paling cocok dengan fragrance ini?
- Pecinta aroma gourmand dan oriental yang suka aroma kaya, manis, dan pedas.
- Lo yang mencari inviting perfume scent yang nyaman dan hangat.
- Pecinta parfum beraroma misterius yang sensual.
Biji aromatik satu ini punya aroma hangat sehingga paling ideal digunakan saat malam hari ataupun ketika cuaca dingin. Lo juga bisa andalkan aroma ini untuk ngantor ataupun menghadiri acara formal.
Lo mau aroma Tonka Bean untuk temani momen-momen di acara penting?

Pertimbangkan KAHF Extrait de Parfum Spicestone. Parfum pria premium ini memadukan berbagai notes untuk menciptakan aroma mewah, elegan, dan hangat.
- Extrait de Parfum ini memanfaatkan aroma Tonka Bean dengan perpaduan sweet dan spicy sebagai strong notes.
- Kombinasi dengan cinnamon dan vanilla menciptakan kesan sweet gourmand layaknya dessert.
- Sentuhan lavender dan spicy aromatic memberi kesan “silent sophistication” yang hangat serta berkarakter.
- Saat di fase dry down, aroma Patchouli ringan memperkuat karakter metallic woody pada parfum Spicestone.
Cobain deh parfum KAHF Spicestone versi EDP dengan tonka bean notes ini! Setiap semprotannya, membisikkan vibes pria dewasa yang tenang, berpendirian kuat, dan bikin penasaran ke kulit lo.





